Pemdes Jagalempeni

Pemdes Jagalempeni Berikan Edukasi dan Sosialisai Cegah Penyebaran Covid-19 kepada Masyarakat

Jagalempeni, Brebes – Upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) yang dilakukan dan dihimbau oleh pemerintah disambut dengan cepat oleh Pemerintah Desa Jagalempeni, Kec. Wanasari, Kab. Brebes. Setelah kebijakan #Bekerjadarirumah dan #BelajardiRumah pada hari Senin, 16 Maret 2020, Pemdes Jagalempeni dibantu oleh Bhabinkamtibmas, polisi dan masyarakat melakukan edukasi dan sosialisasi kepada warga masyarakat dilakukan serentak pada hari Selasa, 24 Maret 2020 menggunakan mobil L300 dan mobil siaga.

Selain sosialisai keliling kampung warga, para petugas juga menempelkan pamflet-pamflet serta spanduk di berbagai lokasi strategis, masjid, musholla dan tempat-tempat yang banyak dilalui warga. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan agar seluruh warga dapat memahami tentang virus corona (COVID-19) yang sedang dilawan oleh pemerintah dan dapat melakukan pencegahan.

Pemdes Jagalempeni menghimbau agar warga masyarakat lebih memperhatikan lagi kebersihan diri dan lingkungan, selalu cuci tangan setelah melakukan sesuatu, setiap masuk ke rumah mulai membiasakan cuci tangan dan kaki, menggunakan masker bagi yang sakit flu atau batuk, lebih disarankan menggunakan masker jika pergi ke tempat umum, melakukan olah raga dan berjemur setiap pagi, tetap belajar, tetap bekerja meskipun berada di rumah, dan tetap beribadah. Masyarakat juga diharapkan selalu mendoakan agar Indonesia mampu melawan virus corona, mengurangi kontak langsung yang tidak perlu, selalu memperhatikan himbauan dari pemerintah dan tidak menyebarkan berita dari sumber yang tidak dapat dipertanggung jawabkan.

Dengan memahami apa yang sedang terjadi di Indonesia, diharapkan warga tidak menyepelekan, mengabaikan, menyalahgunakan dan/atau salah mengartikan kebijakan-kebijakan yang diambil dan lakukan oleh pemerintah. Selain sebagai pencegahan diri dari virus COVID-19 juga sebagai pemutus penyebaran kepada warga lainnya.

Seperti yang diketahui, pemerintah baru-baru ini mengeluarkan beberapa kebijakan guna memutus penyebaran virus corona di Indonesia, diantaranya :

  1. Pembatasan dan larangan pendatang dari luar negeri, terutama dari negara Iran, Italia, Kera Selatan dan China
  2. Penerapan Social Distancing, yaitu dengan mengurangi mobilitas orang dari satu tempat ke tempat lain, menjaga jarak, dan mengurangi kerumuman orang, baik itu di bank, atm, instansi pemerintah, pasar, dsb. Selain itu mengurangi kontak fisik dengan orang lain, terutama dengan orang yang memiliki tanda-tanda penderita virus corona.
  3. Kebijakan belajar dari rumah, bekerja dari rumah, dan beribadah di rumah. Sehingga pemerintah meliburkan sekolah disemua tingkat pendidikan, menggantinya dengan e-learning atau melalui sosial media dan mengeluarkan perintah untuk meliburkan instansi-instansi dan perusahaan yang bukan bersifat sosial. Adapun pelayanan kepada masyarakat, baik itu urusan kebutuhan pokok, layanan kesehatan, dan layanan-layanan publik lainnya diperbolehkan tetap berjalan dengan beberapa kondisi.
  4. Penyediaan sanitasi dan check-up kesehatan di layanan-layanan publik, diantaranya di stasiun, bandara, bengkel motor, kantor-kantor pemerintahan, dsb.
  5. Memantau pendatang ditingkat desa dan kelurahan, baik itu dari dalam negeri atau luar negeri.

Setelah sosialisasi ini diharapkan masyarakat dapat terlindungi dan mampu bekerjasama dengan pemerintah dalam memantau penyebaran virus corona di masyarakat. Jika ada yang teridentifikasi menderita virus corona, masyarakat dapat memeriksanya terlebih dahulu melalui posko-posko Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 yang dibentuk oleh Pemdes Jagalempeni. Jika memang terindikasi positif, dapat segera dirujuk ke rumah sakit daerah Kota Tegal Kardinah, Rumah Sakit Harapan Anda atau Rumah Sakit Mitra Siaga.

Kegiatan edukasi dan sosialisasi dilanjutkan dengan pembentukan Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 dan aksi penyemprotan disinfektan di mushola dan masjid oleh Gugus Tugas Pencegahan dan Karang Taruna Desa Jagalempeni. (may-kpmd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *