Sosialisasi Skema Dan Pembiayaan On Farm Kemitraan MKO Bawang Merah

MoU Sinergi Aksi Tahap II Bumdes Jagalempeni , BULOG, Petani Bawang Merah Jagalempeni. Sosialisasi Skema Dan Pembiayaan On Farm Kemitraan MKO Bawang Merah Desa Jagalempeni, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Acara yang dilaksanakan pada tanggal 8 Juni 2017 ini bertempat di kantor kepala desa Jagalempeni. Sosialisasi ini juga termasuk tindak lanjut dari program kartu tani yang pernah diadakan sebelumnya.

Dalam rangka meningkatkan penyaluran kredit atau pembiayaan di sektor pertanian khususnya subsektor pangan dan hortikultura, pada tahun 2014 Bank Indonesia melakukan penelitian skema pembiayaan pertanian melalui penerapan konsep pembiayaan rantai nilai (value chain financing/VCF). Sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian tersebut, pada tahun 2015 dilaksanakan pilot project implementasi model pembiayaan pertanian melalui pendekatan konsep rantai nilai dengan melibatkan para pelaku usaha pangan dan hortikultura terpilih beserta para pemangku kepentingan lainnya.
Program on farm merupakan salah satu bukti keberpihakan BULOG terhadap petani. BULOG diharapkan menjadi mitra petani dan sebagai tangan pertama dalam melakukan pembelian hasil jerih payah mereka, sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP). HPP merupakan harga patokan yang perhitungannya sudah dilakukan dengan cermat oleh pemerintah, dimana satu sisi petani tidak dirugikan karena terlalu rendah sedangkan disisi lain konsumen tidak keberatan karena terlalu mahal.

Kegiatan on farm BULOG dilaksanakan di 18 Divre seluruh Indonesia, dengan target luas tanam sejumlah 104 ribu hektar dalam dua musim tanam padi. Dimana diharapkan menghasilkan gabah sebanyak 520 ribu ton yang ekuivalen dengan 330.200 ton, jika diasumsikan rata-rata per hektar produksi sebanyak 5 ton.

Sistem pelaksanaan kegiatan on farm di lapangan dapat dibagi menjadi tiga kategori yang disesuaikan dengan kondisi Divre/Subdivre setempat antara lain :

  1. On farm mandiri (corporate farming) adalah kegiatan usahatani padi yang dikelola secara mandiri oleh BULOG di lahan milik sendiri dan/atau sewa dengan pendampingan dan pengawalan teknis dari petugas penyuluh pertanian (PPL).
  2. On farm kemitraan mandiri (cooperative farming) adalah kegiatan kerjasama usahatani padi antara BULOG dan Mitra Kerja On Farm Mandiri (MKO), dengan cara BULOG memberikan sarana produksi padi (saprodi) kepada petani/kelompok tani atas jaminan dari MKO yang dibayar kembali setelah panen(yarnen) atau dengan pola bagi hasil dan seluruh hasil panen dijual kepada BULOG.
  3. On farm kemitraan sinergi (cooperative sinergy farming) adalah kegiatan kerjasama usahatani padi antara BULOG dengan instansi terkait di daerah (seperti, Dinas yang menangani pertanian dan ketahanan pangan di Pemerintahan Daerah setempat), Gapoktan/KTNA, Perusahaan/Distributor Saprodi, Perbankan dan Mitra Kerja Pengadaan (MKP) dalam rangka pembiayaan usahatani, penyediaan saprodi, budidaya, penanganan panen dan pasca panen yang dibayar kembali setelah panen (yarnen), serta seluruh hasil panen dijual kepada BULOG.

Kegiatan pola on farm tersebut diatas, dalam pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi di lapangan di Divre/Subdivre. Dalam prinsip penerapannya, Divre/Subdivre dapat memilih satu diantara ketiga pola kemitraan yang ada tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *